Kamis, 18 Desember 2008

Memory of Baluran


Tepatnya tanggal 29 November 2009, aku (kelas XII IA 3 & XII IA 4) melakukan perjalanan ke Taman Nasional Baluran dalam rangka mengerjakan tugas Biologi dan Kimia. Kami berangkat dari sekolah sekitar jam 07.00, sebelum berangkat kami berdoa bersama dahulu. Aku menempati kendaraan ke 2, kebetulan kendaraannya ada 6. Kira-kira 4 jam perjalanan, kita sampai di Batangan. Batangan adalah tempat pertama untuk menuju Baluran atau pintu masuk menuju TN Baluran. Disana kita dapat mengunjungi tempat-tempat bersejarah yaitu berupa Goa Jepang dan Makam Putra Maulana Malik Ibrahim. Di Batangan kita beristirahat sebentar setelah melakukan perjalanan yang cukup luama, berfoto-foto ria dan ngemil adalah kegiatan kita disana. Selanjutnya kita melanjutkan perjalanan lagi. Melewati jalanan aspal berbatu dan disambut dengan flora fauna khas Baluran kita amati. 30 menit kemudian sampailah kita di penginapan yaitu di Bekol namanya. Disana kita langsung mencari kamar, mandi, sholat, istirahat dan makan siang. Lalu kita melakukan praktik ke pantai Bama, kami mengukur pH, dan suhu disana. Setelah itu kembali ke Bekol. Waduh pokoknya sueneng + cuapek bgt sekali di Baluran, sudah pemandangannya indah, alami, sejuk dan banyak fauna flora langkanya.


Baluran merupakan terdiri dari tipe vegetasi savana, hutan mangrove, hutan musim, hutan pantai, hutan pegunungan bawah, hutan rawa. Sekitar 40 persen tipe vegetasi savana mendominasi kawasan Taman Nasional Baluran.




Tumbuhan yang ada di taman nasional ini sebanyak 444 jenis, diantaranya terdapat tumbuhan asli yang khas dan menarik yaitu widoro bukol (Ziziphus rotundifolia), mimba (Azadirachta indica), dan pilang (Acacia leucophloea). Widoro bukol, mimba, dan pilang merupakan tumbuhan yang mampu beradaptasi dalam kondisi yang sangat kering (masih kelihatan hijau), walaupun tumbuhan lainnya sudah layu dan mengering.
Tumbuhan yang lain seperti asam (Tamarindus indica), gadung (Dioscorea hispida), kemiri (Aleurites moluccana), gebang (Corypha utan), api-api (Avicennia sp.), kendal (Cordia obliqua), manting (Syzygium polyanthum), dan kepuh (Sterculia foetida).





Terdapat 26 jenis mamalia diantaranya banteng (Bos javanicus javanicus), kerbau liar (Bubalus bubalis), ajag (Cuon alpinus javanicus), kijang (Muntiacus muntjak muntjak), rusa (Cervus timorensis russa), macan tutul (Panthera pardus melas), kancil (Tragulus javanicus pelandoc), dan kucing bakau (Prionailurus viverrinus).




Beberapa lokasi yang kami kunjungi :
Batangan. Melihat peninggalan sejarah/situs berupa goa Jepang, makam putra Maulana Malik Ibrahim.
Bekol. Pengamatan satwa seperti ayam hutan, merak, rusa, kijang, banteng, kerbau liar, burung.
Bama. Wisata bahari, memancing, menyelam, dan sekawanan kera abu-abu.











Kegiatan yang diamati :


Penelitian


Pengamatan dan atraksi satwa


Wisata bahari di pantai Bama






















Tidak ada komentar: